Minggu, 30 September 2012

Komunikasi Lintas Budaya

  1. Pengertian Komunikasi Lintas Budaya
Komunikasi Lintas Budaya  Adalah komunikasi  yang digunakan dalam dunia bisnis baik komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal dengan memperhatikan factor-faktor budaya disuatu daerah, wilayah, atau Negara.

 2. Ruang Lingkup Komunikasi Lintas Budaya
  • Perbedaan budaya à hambatan komunikasi yang paling sulit diatasi.
  • Era globalisasi à perusahaan berubah orientasi. Prsh tetutup à terbuka, lokal à nasional à multinasional.
  • Contoh: IBM, Unilever, P&G dan Coca cola.
  • Kerjasam perdagangan internasional : WTO, NAFTA, AFTA


**Mengapa kita mempelajari Komunikasi Lintas Budaya?
1. untuk menghindari gegar budaya
2. untuk menghindari kesalahpahaman
3. untuk mengindari pertentangan


3. Memahami Budaya
  • Budaya à simbol, keyakinan, sikap, nilai, harapan, dan norma tingkah laku yang dimiliki bersama (Bovee dan Thill, 2003:68)
  • Budaya à konvensi kebiasaan, sikap, dan perilaku sekelompok orang (Heart, 2004:125)
  • Subbudaya à kelompok budaya yg cenderung homogen yg ada dalam suatu budaya utama (jawa,bali,bugis dll.)
  • Deviant subculture à bukan subbudaya namun memiliki ciri2 yg mencolok (waria, pecandu dll.)
Ciri-ciri budaya :
- budaya bukan bawaan tetapi dapat dipelajari
- budaya dapat disampaikan dari orang ke orang, kelompok ke kelompok dan dari generasi ke generasi.
- budaya berdasarkan symbol
- budaya bersifat dinamis, suatu system yang terus berubah sepanjang waktu
- budaya bersifat selektif, mereprentasikan pola-pola perilaku pengalaman manusia yang jumlahnya terbatas
- berbagai unsur budaya saling berkaitan


4. Mengenali Perbedaan Budaya
  • Perbedaan budaya muncul dalam bentuk:
–      Nilai-nilai sosial.
–      Peran dan status.
–      Ada pembuatan keputusan.
–      Konsep mengenai waktu
–      Konsep ruang pribadi
–      Konteks budaya
–      Bahasa tubuh
–      Tingkah laku sosial dan sopan santun
–      Tingkah laku legal dan etis
–      Budaya perusahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar